Cara Daftar PPK dan PPS Pemilu 2024 Ini Syarat dan Langkahnya | Spacetoon.co.id

Cara Daftar PPK dan PPS Pemilu 2024 Ini Syarat dan Langkahnya | Spacetoon.co.id

Sedang Trending 4 hari yang lalu
ARTICLE AD BOX

Spacetoon.co.id – Artikel nan kami tulis kali ini bakal membahas tentang langkah daftar PPK dan PPS. Pasalnya saat ini sudah mendekati musim pemilu (pemilihan umum) maupun pilkada (pemilihan kepala daerah).

KPU (Komisi Pemilihan Umum) pun telah membuka recruitment untuk keanggotaan Lembaga Ad Hoc PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) dan juga PPS (Panitia Pemungutan Suara). Ini diperuntukkan pada Pilkada tahun 2024 nanti.

Sebelum Anda mau daftar PPK dan PPS untuk menjadi anggotanya, Anda kudu memenuhi syaratnya juga terlebih dahulu. Semua perihal nan Anda perlu ketahui sudah kami tulis di tulisan ini. Oleh lantaran itu baca sampai beres agar Anda mengetahui tentang gimana langkah daftar PPK dan PPS.

Apa Sih PPK Dan PPS Itu?

Apa Sih PPK Dan PPS Itu

Sebelum kami menjelasakan gimana langkah untuk berasosiasi dan daftar PPK dan PPS (Panitia Pemilihan Kecamatan dan Panitia Pemungutan Suara). Kami bakal sedikit menjelaskan mengenai apa itu PPK dan apa itu PPS di bawah ini.

PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan)

PPK merupakan singkatan dari Panitia Pemilihan Kecamatan nan maksudnya adalah organisasi nan bertanggung jawab dalam pelmilihan umum tingkat kecamatan. Kepanitiaan ini dibuat oleh KPU tingkat Kabupaten alias Kota untuk melasanakan pemilihan umum tingkat Kecamatan ataupun nama lain.

PPS (Panitia Pemungutan Suara)

PPS merupakan singkatan dari Panitia Pemungutan Suara nan maksudnya adalah organisasi nan bertanggung jawab dalam pemilihan umum tingkat desa. Kepanitiaan ini juga dibuat oleh KPU tingkat Kab / Kota untuk penyelenggaraan pemilihan umum tingkat kelurahan alias desa.

Selain PPK dan PPS juga ada istilah lainnya nan kudu Anda ketahui. Beberapa istilah tersebut adalah KPPS, PPLN, PPDP, Pilkada, DPT, DPK, DPTb, PSU, DPTHP, Inkrah, TPS, dan Surat Suara.

KPP3S

KPPS merupakan singkatan dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara. Kelompok ini dibentuk oleh kepanitiaan PPS untuk melakukan penyelenggaraan pemungutan bunyi di tempat nan sudah ditentukan sebelumnya.

PPLN

PPLN merupakan singkatan dari Panitia Pemilihan Luar Negeri. Kepanitiaan ini dibentuk dan dibuat oleh KPU untuk melakukan penyelenggaraan pemilihan umum di luar negeri.

PPDP

PPDP merupakan singkatan dari Petugas Pemutakhiran Data Pemilih alias biasa disebut dengan Pantarlih. Petugas ini dibentuk dan dibuat oleh PPS alias bisa juga PPLN untuk melakukan registrasi dan pemutakhiran dari informasi para pemilih.

Pilkada

Pilkada merupakan singkatan dari Pemilihan Kepala Daerah pada masing masing provinsi ataupun kabupaten / kota. Seperti pemilihan walikota dan wakilnya, bupati dan wakilnya, juga gubernur dan wakilnya.

DPT

DPT adalah singkatan dari Daftar Pemilih Tetap nan merupakan daftar nama nama para pemilih nan sudah mempunyai kewenangan pilih dan juga telah tercacat sebagai pemilih nan sah.

DPK

DPK adalah singkatan untuk Daftar Pemilih Khusus. Dalam perihal ini merupakan penduduk nan sudah mempunyai KTP elektronik namun tidak alias belum terdaftar di DPT tetapi mempunyai kewenangan pilih. Namun kewenangan pilih ini tetap tetap bakal dilayani penggunaannya di hari pemungutan bunyi berlangsung.

DPTb

DPTb merupakan singkatan dari Daftar pemilih Tambahan. Hal ini diperuntukan bagi para pemilih nan telah beranjak letak untuk memilih dari TPS asalnya ke TPS tujuannya. Caranya adalah dengan membikin surat pindah memilih di kelurahan satu bulan sebelum pemungutan bunyi berlangsung.

PSU

PSU merupakan kependekan dari Pemungutan Suara Ulang dimana perihal ini bakal dilakukan jika terjadi keraguan dalam pemungutan bunyi ataupun hasil pemungutannya.

DPTHP

DPTHP ialah singkatan dari Daftar Pemilih Tetap Hasil dari Perbaikan. Hal adalah istilah nan digunakan jika informasi penduduk nan terdata di DPT telah mengalami perbaikan.

Inkrah

Merupakan sifat dari putusan nan mempunyai kekuatan norma tetap dalam bahasa belanda nan mempunyai makna kekuatan dari keputusan final.

Incumbent

Merupakan pejabat publik nan mempunyai kewenangan dalam menentukan kebijakan. Incumbent juga sering disebut sebagai Petahana seperti kepala daerah.

TPS

TPS ialah singkatan Tempat Pemungutan Suara dimana merupakan tempat untuk proses pemungutan bunyi berjalan selama masa pemilihan.

Syarat Untuk Daftar PPK Dan PPS

Syarat Untuk Daftar PPK Dan PPS

Jika Anda berkeinginan untuk daftar PPK dan PPS nantinya, maka ada beberapa persyaratan nan kudu Anda lakukan. Beberapa persyaratan tersebut dibuat agar Anda sesuai dengan tujuan dari kepanitiaan ini dibuat.

Syarat Untuk Calon Anggota PPK

Berikut adalah syarat untuk Anda jika mau daftar personil PPK:

  • Kamu kudu merupakan seorang Warga Negara Indonesia.
  • Memiliki umur sekurang kurangnya calon pendaftar kudu berumur 17 tahun.
  • Harus setia terhadap Dasar Negara Republik Indonesia th 1945 ialah Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, dan juga cita cita dari Proklamasi 17 Agustus 1945.
  • Kamu kudu mempunyai integritas sebagai pribadi nan kuat, adil, dan juga jujur.
  • Kamu tidak sedang menjadi personil dari partai politik manapun. Hal ini kudu dinyatakan dengan sebuah surat pernyataan nan sah. Atau juga Anda sudah berakhir menjadi personil dari partai politik selama 5 tahun ke belakang. Hal ini juga kudu dibuktikan dengan sebuah surat keterangan nan berasal dari pengurus partai nan Anda ikuti sebelumnya.
  • Tidak sedang menjadi tim kampanye dari peserta pemilihan umum setidaknya 5 tahun ke belakang. Dibuktikan juga dengan adanya surat keterangan nan diberikan oleh pengurus partai politik dan juga tim kampanyenya sesuai dengan tingkatan.

Syarat Untuk Calon Anggota PPS

Berikut adalah syarat jika Anda mau menjadi personil PPS:

  • Kamu kudu berdomisili nan sesuai dengan daerah tempat kerja dari PPK dan PPS serta KPPS.
  • Sebagai calon kudu bisa secara rohani, jasmani, juga kudu bebas dari penggunaan narkoba alias narkotika.
  • Tingkat pendidikan nan kudu dicapai minimal adalah SMA alias Sederajat, tidak boleh jika hanya lulusan SD alias SMP.
  • Sebelumnya tidak pernah terkena pidana penjara. Hal ini berasas putusan dari pengadilan nan sudah mendapatkan kekuatan norma nan tepat karena melakukan tindakan pidana dan diancam dengan balasan penjara lima (5) tahun atapun lebih.
  • Sebelumnya Anda tidak pernah dikenakan hukuman pemberhentian secara tetap oleh KIP alias KPU Kab / Kota alias juga DKP (Dewan Kehormatan Penyelenggara) Pemilihan Umum.
  • Kamu belum pernah menjabat selama 2 kali alias periode dengan kedudukan nan sama dalam keanggotaan PPK, PPS, maupun KPPS.
  • Tidak boleh berada di dalam ikatan pernikahan dengan sesama personil penyelenggara Pemilu.

Itulah syarat nan kudu Anda penuhi jika mau daftar PPK dan PPS. Oleh lantaran itu jika Anda berkeinginan kudu segera menyiapkan semua persyaratan nan telah disebutkan di atas. Jika salah satunya tidak terpenuhi maka Anda tidak bakal lolos untuk menjadi anggotanya.

Bagaimana Cara Daftar PPK Dan PPS?

Bagaimana Cara Daftar PPK Dan PPS

Jika Anda mempunyai minat untuk menjadi personil dari kepanitiaan tersebut, maka bacalah langkah nan telah kami buat di bawah ini dengan seksama. Ikuti urutannya dengan betul agar Anda tidak salah dalam mengisi datanya.

  1. Pertama, kunjungilah web SIAKBA di siakba.kpu.go.id kemudian lakukan login akun.
  2. Jika login tidak bisa, maka Anda kudu melakukan registrasi alias pendaftaran terlebih dulu dengan menekan “belum punya akun”.
  3. Kemudian Anda bakal dialihkan ke laman pendaftaran dan kudu mengisi nama lengkap, email, NIK (sesuai dengan KTP) dan juga password.
  4. Lalu klik registry dan akun sudah sukses dibuat.
  5. Setelah itu cek emailmu untuk melakukan aktivasi akun dengan mengkonfirmasinya.
  6. Selanjutnya lakukan login dengan akun nan baru saja Anda buat. Masukkan email beserta password nan Anda buat di registry tadi.
  7. Kamu bakal ditampilkan laman signifier untuk mengisi riwayat hidup dengan lengkap. Pastikan riwayat hidup nan terisi sesuai dengan informasi di KTP elektronikmu.
  8. Jika riwayat hidup sudah diisi semua dan lengkap, tekan tombol simpan dan Anda bakal menemukan tombol untuk daftar PPK dan PPS.
  9. Selanjutnya bakal ditampilkan pilihan untuk mendaftar sebagai personil PPK alias PPS pada pemilu 2024.
  10. Setelah Anda mengisi posisi apa nan mau dilamar, Anda kudu melengkapi lagi riwayat hidup nan kurang.
  11. Kemudian jika riwayat hidup sudah terisi, Anda kudu mengunggah persyaratan nan disebutkan sebelumnya.
  12. Jika semua sudah dilaksanakan, maka tunggu berita selanjutnya apakah Anda diterima alias tidak.
  13. Selesai.

Untuk saat ini web siakba hanya bisa diakses hingga poin 9 lantaran pendaftaran belum secara resmi dibuka. Itulah langkah nan kudu Anda lakukan jika mau daftar PPK dan PPS

Pertanyaan Seputar Daftar PPK Dan PPS

Pertanyaan Seputar Daftar PPK Dan PPS

Biasanya terdapat pertanyaan nan sering sekali ditanyakan jika mau daftar PPK dan PPS. Berikut ini beberapa pertanyaan nan sering keluar dari mulut para warga.

Apakah Bisa Ikutan Kalau Belum 17 Tahun?

Jawabannya belum lantaran sesuai persyaratan nan kami jelaskan di atas bahwa Anda kudu berumur sekurang kurangnya 17 tahun. Jika di bawah umur tersebut maka Anda tidak boleh menjadi panitia.

Apakah Panitia Ini Mendapatkan Bayaran?

Untuk setiap kegiatan nan dilakukan di lapangan bakal mendapatkan biaya alias bayaran. Karena kegiatan ini telah masuk ke dalam anggaran pengeluaran untuk kegiatan pemilihan umum.

Berapa Lama Jabatan Ini Berlangsung?

Biasanya Anda bakal menjabat sebagai personil selama 1 tahun. Tetapi jika mau menjadi personil lebih lama lagi maka bisa melakukan penambahan masa jabatan.

Akhir Kata

Demikianlah penjelasan dari kami tentang langkah daftar PPK dan PPS serta beberapa persyaratan nan kudu Anda ikuti jika mau menjadi keanggotaannya.

The station Cara Daftar PPK dan PPS Pemilu 2024 Ini Syarat dan Langkahnya appeared archetypal connected Spacetoon.co.id.

Berita - Spacetoon.co.id
Atas